Perangkat mobile atau handphone (HP) telah menjadi gaya hidup bagi hampir semua orang. Perangkat yang pada awalnya digunakan sebagai telepon bergerak dan berkirim SMS, kini telah berubah menjadi alat bantu yang canggih. Mulai dari mengatur jadwal, mendengarkan musik, mengambil foto, facebook-an (baca: fesbukan), twitter-an, sampai mengkonfigurasi server dan mengedit dokumen office.

Begitu penting data-data dan pengaturan di HP kita, sehingga ketika terjadi masalah dengan HP, bisa dipastikan kita akan pusing tujuh keliling kalang kabut (biar agak serem :p). Seperti yang saya alami beberapa hari yang lalu. Nokia E72 saya mendadak tidak dapat mengirim SMS. Namun anehnya masih bisa melakukan panggilan keluar dan menerima SMS. Apa neraka (What the h**l)?

Permasalahannya adalah SMS yang dikirimkan tertahan (nyangkut) di kotak keluar (outbox). Beberapa langkah coba-coba saya lakukan. Pertama, saya cek message center-nya. Tidak ada masalah. Saya yakin tidak iseng atau ada orang iseng mengutak-atik konfigurasi SMS E72 saya. Kedua, saya coba pindah SIM card ke HP lain untuk mencoba mengirim SMS, dan hasilnya bisa. Artinya, saya tidak perlu menghabiskan waktu ke Customer Service Telkomsel untuk komplain. Kesimpulan sementara SIM card OK dan masalah ada di E72.

Standard Operation Procedure (biar kelihatan keren :p) berikutnya adalah tanya Mbah Google untuk menemukan teman-teman yang memiliki problem yang sama dengan yang saya alami. Hasilnya, saya disarankan untuk soft reset HP atau dikenal dengan ‘kembali ke pengaturan awal’ (reset to factory setting). Dan.. Apa neraka! HP saya sekarang tidak bisa untuk melakukan panggilan keluar :( .

Saran Mbah Google berikutnya adalah hard reset HP atau dikenal dengan FORMAT ULANG (sengaja upcase biar terlihat seram :p). Yes…! Lho.. koq malah yes? Ya.. saya merasa tenang karena 1 bulan yang lalu setting HP saya sudah saya backup. Coba kalau tidak ada backup, saya harus install aplikasi satu per satu, backup file satu per satu, dan melakukan setting HP dari awal. Fiuh,, bakalan capek.

Proses restore setting E72 menggunakan Ovi Suite berhasil dilakukan. Sebenarnya tidak hanya setting, namun juga SMS, kontak, file media, catatan, dan jadwal. Saya memilih restore setting saja, agar tidak memakan waktu lama dan tidak perlu sinkronisasi ulang.

Intinya… backup itu SANGAT PENTING. Baik untuk HP atau semua data digital. Data anda terlalu banyak? Memang sebaiknya seluruh data dibackup. Apabila media backup terbatas, kita bisa menentukan sendiri mana saja data yang dianggap penting. Tapi kita juga harus ingat, kadang-kadang data yang kita anggap tidak penting bisa menjadi penting di masa mendatang. Demikian pengalaman saya, semoga bisa membantu :) .

Tags: , , , ,

4 Responses to “Penting! Segera Backup Handphone”

  1. Mas Megan, nanya dong….setelah melakukan soft reset atau hard reset apakah berhasil untuk kirim sms? Saya mengalami masalah yang sama, aneh banget…cuma nggak bisa kirim sms, lain2nya bisa (kirim MMS, nelpon, nerima sms, dsb).

  2. Ya, sesuai dengan pengalaman saya, kalau cuma soft reset masalahnya ndak hilang. Harus hard reset. Kalau udah punya backup sebelumnya, ya tinggal restore saja ke backup tersebut.

    Sejak terakhir kena masalah ini, saya sempat kena sekali lagi, tapi ndak masalah sih, soalnya udah saya backup E72-nya ketika kondisi fit. Jadi ya tinggal restore aja. Terus terang nyebelin juga HP lumayan mahal gini ada bug-nya, mungkin dengan update firmware masalah akan hilang.

    Oke.. Ditunggu feedbacknya, semoga membantu

  3. OK, saya belum pernah back up sama sekali (padahal udah hampir 2 tahun pakenya :p ). Nanti saya coba back up dulu….Sms2 bisa di back up gak ya? *bener2 ketauan gak pernah back up*
    Btw saya pakenya sih E71, suami pake E72 (berarti harus siap2 kena bug yang sama nih ya…).
    Salam kenal ya, mas…sesama padmanaba-ers niih….

  4. hehe.. mulai sekarang biasakan backup, 2 bulan sekali misal, seandainya ada masalah sama hp kan datanya tetep aman.

    Mbak Vita bisa pakai Nokia PC Suite atau OVI Suite terbaru. Nanti untuk backup ada pilihannya koq, mau apa saja yg dibackup, mulai dari SMS, kontak, file multimedia, program, dan setting.

    Kembali ke kasus awal, nanti ketika backup, setting hp tidak perlu di-backup. Karena mungkin itu sumber masalahnya tidak bisa ngirim sms. Jadi semua dibackup kecuali setting hp. Pastikan semua, lihat ukuran file backup-nya. Dua tahun pemakaian file-nya banyak tuh, harusnya file backupnya gede. Atau file-file multimedia bisa di-backup manual (copy paste secara manual).

    Setelah semua data sudah dibackup, hp bisa di hard reset. Kemudian coba kirim sms dengan hp yg serasa baru lagi :) . Kalau masalah sudah terselesaikan, lanjut ke restore data2 dengan aplikasi yg sama.

    Alumni padmanaba juga ya? Angkatan berapa? Saya angkatan 2003. Oke salam kenal :) , semoga membantu.

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>